Selasa, 19 April 2016

Proses Mualafnya Bella Saphira

Didera Badai Masalah di Dunia Hiburan

Bintang pesona selebriti Bella Saphira tak selamanya mulus. Pendar cahayanya mulai meredup ketika pada 2001 silam, Bella Saphira berurusan dengan meja hijau.
Ketika itu, meski kontraknya sebagai bintang iklan sabun Lux produksi Unilever sudah berakhir, Bella menuduh Unilever tetap memajang wajahnya pada papan iklan di Bandung hingga April 2001. Padahal, kontrak pemasangan iklan itu sudah berakhir pada 1 Februari 2001.
Unilever lalu menawarkan kompensasi senilai Rp 19,5 juta, yang kemudian dinaikkan dua kali lipat menjadi Rp 39 juta. Namun, Bella menampiknya. Dia menuntut ganti rugi Rp 117 juta. Kasus ini akhirnya maju ke pengadilan.
Pada 2002, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memenangkan Bella dan memutuskan Bella Saphira berhak memperoleh ganti rugi Rp 100 juta dari Unilever. Kemenangan perkara Bella waktu itu termasuk yang pertama kalinya di dunia iklan.
Nama Bella kembali jadi berita ketika pada 2003, beredar VCD (video compact disc) berisi adegan panas Bella Saphira dengan–mantan kekasihnya–mendiang Adjie Massaid. Waktu itu, Bella membantah dirinya yang ada dalam video porno itu. “Ah, itu pasti bohong dan finah semata!” kata Bella saat itu.
Namun, sejak 2003 itulah, Bella mulai menghilang dari layar kaca. Pada 2003, Bella dikabarkan sempat ke Vatikan, Roma, untuk mengunjungi gereja di sana. Pada sebuah kamar yang disediakan buat jemaah, Bella jatuh tersimpuh dan bersimbah air mata. “Saya mohon ampun kepada Tuhan,” katanya.
Saat itu Bella masih penganut agama Protestan. Bella mengaku tak mengalami kendala untuk mampir di gereja terbesar umat Katolik tersebut. “Enggak masalah. Rumah Tuhan juga, kan?” katanya.  Sampai 2007,  Bella lebih banyak disibukkan kegiatan sosial dan pelayanan keagamaan. Pada 2005 Bella sempat melempar album rohaniSesungguhnya Hatiku.
Pada 2008, Bella sempat mencoba kembali ke dunia hiburan. Dia membintangi film layar lebar Lovepada 2008 dan Berondong pada 2010. Namun, kedua film itu tak terlampau bicara di pasar.

Bella Saphira bersyahadat di Masjid Istiqlal

Bella Saphira bersyahadat di Masjid Istiqlal (Info Mualaf Baru)
Bella Saphira bersyahadat di Masjid Istiqlal (Info Mualaf Baru)
Masjid Istiqlal di Jakarta Pusat menjadi saksi bagi Bella Saphira Veronica Simanjuntak untuk mengucapkan dua kalimat syahadat dibimbing oleh Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. Dr. KH. Ali Musthafa Yaqub pada Jum’at pagi (26/7/2013).
Bella Saphira lahir di Magelang, Jawa Tengah, 6 Agustus 1973 dan sebelumnya adalah pemeluk agama Protestan. Bella mulai dikenal di jagat hiburan dengan membintangi berbagai sinetron dan iklan.
Apakah keputusan Bella untuk memeluk Islam tersebut direncanakan sejak lama atau tidak, Bella memutuskan untuk mengucapkan kalimat syahadat kebetulan bertepatan di waktu yang dipercaya sebagai hari baik bagi umat Islam.
Bella mengucapkan dua kalimat Syahadat Jumat (26/7/2013) pukul 10.00 WIB bertepatan dalam suasana bulan Ramadhan. Dalam kalender Islam ini bertepatan dengan hari ke 17 Ramadan 1434 Hijriah. Hari dimana malam sebelumnya, umat Muslim banyak memberikan penghormatan akan peristiwa penting dalam Islam.
Malam 17 Ramadan adalah malam Nuzulul Qur’an dimana pertama kali diturunkannya al-Qur’an oleh Malaikat Jibril kepada Rasulullah Muhammad SAW.
Demikian dengan hari Jumat. Beberapa literatur Islam menyebut Jumat adalah hari paling suci dalam seminggu.
Apakah Bella sengaja memilih dan mendapatkan hidayah saat hari baik ini? Kabarnya, Bella Saphira sudah sejak seminggu lalu meminta kepada pihak Masjid Istiqlal untuk menjalani proses menjadi Muallaf hari ini.
Bella datang bersama dua orang kerabatnya dengan mengenakan kaftan warna putih serta selendang warna hijau muda. Begitu tiba, Bella langsung duduk di hadapan satu meja kecil yang ditempatkan di ruang shalat utama Masjid Istiqlal. Persiapan Bella mengucap dua kalimat syahadat pun dimulai.
Sebelum proses menjadi muallaf dimulai, Bella sempat ditanyakan perihal identitas dirinya. “Nama lengkap Bella Saphira Veronica Simanjuntak. Anda berkeinginan untuk masuk agama Islam karena adanya paksaan atau keinginan sendiri?” tanya KH. Ali Musthafa Yakub.
Bella pun mengaku bahwa dirinya masuk Islam atas keinginan sendiri. “Saya berkeinginan sendiri,” kata Bella dengan suara sangat pelan.
Setelah Bella mengucapkan dua kalimat syahadat dalam bahasa Arab yang dibimbing oleh KH. Ali Musthafa Yakub kemudian Bella mengucapkan Arti dari kalimat syahadat tersebut dalam bahasa Indonesia. “Saya bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah. Dan aku bersaksi Muhammad Rasul Allah,” ucap Bella. Usai mengucap dua kalimat Syahadat Bella pun resmi menjadi seorang muslimah.
“Sekarang mbak Bella sudah resmi menjadi saudara muslim kita. Mbak Bella posisinya suci sebagai bayi yang baru dilahirkan. Semoga mbak Bella mendapatkan kesucian ini sampai akhir hayat,” kata KH. Ali Musthafa Yakub.
Usai acara, Imam Besar Istiqlal tersebut juga menuturkan bahwa Bella sempat menangis haru saat diberikan nasehat.
“Sebelum pensyahadatan terlihat agak biasa-biasa saja. Tapi setelah itu terharu bahkan sampai meneteskan air mata,” ujarnya.
Air mata Bella tumpah setelah menerima wejangan usai memeluk agama Islam. Bella yang baru saja menjadi muslimah diberi pesan agar menjaga kehormatannya sebagai seorang muslim.
“Dia meneteskan air mata saat saya berikan wejangan. Saya bilang, saat seseorang masuk Islam, dia itu bersih seperti tidak punya dosa, seperti bayi yang baru lahir. Setelah itu dia menangis,” ungkapnya.

Bella Saphira Tegaskan Mualaf Bukan karena Dinikahi Jenderal

Banyak yang terkejut dengan keputusan Bella Saphira memeluk agama Islam atau mualaf. Keputusan Bella itupun dikaitkan dengan rencana pernikahannya dengan seorang jenderal, Agus Surya Bakti.
Namun, menurut wakil ketua bidang Taqmir Masjid Istiqlal, Wahyono, pihaknya sempat mempertanyakan keputusan Bella yang ingin hijrah ke ajaran Islam. Bella mengucapkan dua kalimat syahadatnya di Masjid Istiqlal dan dibimbing langsung imam besar di sana.
“Imam besar Istiqlal yang langsung memimpin acara muallaf Bella Saphira, dan di saksikan oleh Agus. Sebelumnya, saya menanyakan alasan masuk Islam kenapa,” ucap Wahyono ditemui di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Selasa (20/8/2013).
Wahyono mengungkapkan, alasan Bella untuk masuk ke ajaran Islam bukan karena dirinya mau menikahi. Karena itupun, Wahyono juga yakin Bella memeluk Islam bukan karena mengikuti agama sang calon suami.
“Jadi bukan masuk Islam karena ingin menikah saja. Dia sepertinya yakin masuk Islam dan meninggalkan ajaran Injil,” katanya.

Jauh Sebelum Jadi Mualaf, Bella Saphira Sudah Berhijab

Imam Besar Masjid Istiqlal K.H Ali Mustafa Yakub mengatakan Bella Saphira sudah menutup rapat mahkotanya dengan hijab sebelum menjadi mualaf. Dia membantah perubahan penampilan Bella sekarang tejadi setelah menunaikan ibadah haji.
“Sebelumnya sudah. Jauh sebelum ke Istiqlal saja sudah pakai hijab,” kata Ali ditemui usai menghadiri pengajian di rumah Bella, kawasan Cijantung, Jakarta Timur, Kamis (24/10/2013) malam.
Seperti diketahui, Ali adalah orang yang membimbing Bella mengucap sahadat saat memutuskan masuk Islam. Momen itu berlangsung di Masjid Istiqlal pada Ramadan lalu.
Kini, Bella pun sudah bergelar hajjah. Dia baru saja tiba dari Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji bersama sang suami, Mayor Jenderal Agus Surya Bhakti Rabu (23/10/2013). Kepergian mereka ke sana atas undangan langsung Pemerintah Arab Saudi.
Diakui Toddy, anak Agus dari pernikahan sebelumnya, Bella kini memang sudah berubah setelah naik haji. Selain berpenampilan dengan hijab, Bella kata dia, menjadi lebih santun.
“Alhamdulilah, memang sudah berubah. Lebih sopan dan lebih menunjukkan muslimah yang baik,” kata Toddy.

Menangis di Depan Ka’bah

Bella Saphira akhirnya memenuhi rukun islam kelima; naik haji setelah sebelumnya memutuskan menjadi mualaf. Dia pergi ke Tanah Suci bersama suaminya, Mayor Jenderal Agus Surya Bhakti pada 10 Oktober 2013.
Namun, pengalaman spritual Bella selama berada di sana tak banyak diketahui. Imam Besar Masjid Istiqlal K.H Ali Mustafa Yakub yang datang ke pengajian di rumah Bella, Kamis (24/10/2013) malam, pun enggan menceritakan, termasuk apakah Bella menangis saat melihat kabah secara langsung.
“Nggak tahu nangis atau nggaknya. Pastinya di sana ibadahnya bagus,” kata Ali saat hendak meninggalkan rumah Bella.
Diakui Ali, Bella sejauh ini benar-benar mencari tahu dan mengamalkan ilmu agama Islam menyusul status mualafnya pada Ramadan lalu. “Sebelum berangkat (haji) juga sudah religius,” ucapnya.
Ditemui ditempat yang sama, Tena, teman Bella mengaku kesempatan bisa beribadah haji tentu merupakan pengalaman menyenangkan. Apalagi, keberangkatan mereka atas undangan langsung dari Pemerintah Arab Saudi.
“Yang pasti Bella senang karena ini pengalaman yang pertama. Banyak yang harus dia pelajari. Sejauh ini dia senang di sana,” ujar Tena.

Perubahan Bella Saphira Setelah Jadi Mualaf

Bella Saphira (Tempo.co)
Bella Saphira (Tempo.co)

Gemerlap dunia keartisan seolah dia tinggalkan. Ia tampak berusaha serius menjadi seorang mualaf yang baik.
Setidaknya penilaian ini datang dari anak tirinya sendiri, Toddy, yang tak lain putra Mayjend Agus Surya Bakti, suami Bella.
“Alhamdulilah, memang sudah berubah, ” kata Toddy.
Perubahan yang dilihat Toddy dalam diri Bella memang cenderung positif.
Ia bersyukur wanita yang dinikahi ayahnya berubah menjadi seorang muslimah yang sopan dalam berbusana dan tidak main-main memutuskan sebagai mualaf.
“Pokoknya sekarang jauh lebih sopan, lebih menunjukkan diri sebagai muslimah yang baik,” ujar Toddy yang membenarkan kalau kini ibu tirinya sudah berhijab. [source]

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar